Berita  

Pastikan Liburan Aman, Sat Polairud Polres Lombok Barat Beri Imbauan Khusus Bagi Orang Tua di Senggigi

Sat Polairud Polres Lombok Barat Amankan Wisata Senggigi
Sat Polairud Polres Lombok Barat Amankan Wisata Senggigi

SENGGIGI – Kawasan wisata Pantai Senggigi tetap menjadi magnet utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Lombok Barat. Guna memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung di tengah meningkatnya aktivitas wisata, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Lombok Barat memperketat pengawasan melalui patroli rutin dan imbauan langsung kepada masyarakat di sepanjang garis pantai pada Selasa, 5 Mei 2026.

Langkah preventif ini diambil untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan serta kecelakaan laut (laka laut) yang kerap menjadi perhatian di area wisata perairan. Petugas kepolisian yang bersiaga di Pos Polairud Senggigi terpantau menyisir area dermaga hingga bibir pantai guna memastikan situasi tetap kondusif dari segala bentuk tindak kriminalitas.

Komitmen Menjaga Situasi Kamtibmas di Objek Wisata

Upaya pengamanan yang dilakukan oleh personel kepolisian ini merupakan bagian dari standar operasional prosedur dalam menjaga kondusivitas wilayah hukum Polres Lombok Barat. Fokus utama dari kegiatan ini bukan hanya pada penegakan hukum, melainkan juga pada pendekatan persuasif kepada para pelaku usaha wisata dan pengunjung.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Polairud, AKP L. Nursidi, menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman secara nyata. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh mencakup pemantauan aktivitas fisik di pantai hingga pengecekan sarana pendukung keselamatan.

“Pada hari ini, terhitung sejak pukul 10:45 WITA hingga selesai, Anggota Piket Sat Polairud Pos Senggigi Polres Lobar telah melaksanakan giat rutin yang ditingkatkan. Fokus kami adalah memberikan imbauan langsung kepada pengunjung maupun pedagang di sekitar pantai agar selalu menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan oleh petugas kebersihan,” ujar AKP L. Nursidi dalam keterangan resminya.

Fokus pada Keselamatan Anak dan Kebersihan Lingkungan

Selain aspek keamanan dari tindak kejahatan, Sat Polairud juga memberikan atensi khusus pada keselamatan pengunjung yang membawa keluarga. Mengingat karakter ombak yang dinamis, para orang tua diminta untuk tidak lengah dalam mengawasi aktivitas buah hati mereka saat berinteraksi dengan air laut.

AKP L. Nursidi menekankan pentingnya kewaspadaan mandiri di samping pengawasan dari petugas. Hal ini dilakukan demi mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan di area wisata unggulan tersebut.

“Kami juga memberikan penekanan kepada para orang tua agar terus mengawasi anak-anak mereka saat mandi maupun bermain di pinggir pantai. Keselamatan adalah prioritas utama, sehingga kewaspadaan harus tetap dijaga meski situasi terlihat tenang,” lanjutnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian ekosistem pantai. Edukasi mengenai pengelolaan sampah menjadi salah satu materi yang disampaikan dalam dialog rutin (Polmas) dengan para pedagang lokal, mengingat kebersihan pantai merupakan aset vital bagi keberlangsungan pariwisata di Senggigi.

Antisipasi Tindak Kriminalitas 3C dan Penjagaan Aset

Di sisi lain, patroli darat dan perairan juga menyasar area-area vital seperti dermaga dan sekitaran Pos Senggigi. Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi tindak pidana 3C (Pencurian dengan Pemberatan, Pencurian dengan Kekerasan, dan Pencurian Kendaraan Bermotor) serta potensi gangguan keamanan lainnya yang mungkin terjadi di titik-titik keramaian.

Hingga laporan terbaru pada Selasa sore, AKP L. Nursidi mengonfirmasi bahwa situasi di kawasan Senggigi berada dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya laporan terkait kecelakaan laut, aktivitas illegal fishing, penyelundupan manusia (people smuggling), pertambangan ilegal, maupun penggunaan bom ikan di wilayah tersebut.

“Berdasarkan pemantauan anggota di lapangan, untuk kejadian laka laut, illegal fishing, maupun tindakan kriminal khusus lainnya tercatat nihil. Kami juga memastikan aset negara dalam kondisi baik, di mana anggota telah mengecek Kapal Patroli dengan nomor lambung XXI – 1008 yang saat ini terikat aman di moringnya dalam kondisi siap pakai untuk keadaan darurat,” tutup Kasat Polairud.

Kegiatan patroli ini diharapkan dapat terus meningkatkan kepercayaan wisatawan untuk berkunjung ke Lombok Barat, sekaligus membuktikan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat lokal dapat menciptakan lingkungan wisata yang sehat, aman, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *