Jajaran Kepolisian Sektor Sekotong, Resor Lombok Barat, meningkatkan intensitas pengamanan malam hari melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada jam-jam rawan. Langkah preventif ini difokuskan pada kawasan permukiman dan sentra peternakan rakyat guna menekan potensi tindak kriminalitas, khususnya pencurian hewan ternak yang meresahkan warga.
Pelaksanaan patroli malam tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (Ka SPKT) I Polsek Sekotong, Aiptu Tri Buana, dengan menyambangi Dusun Empol, Desa Persiapan Empol, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Senin dini hari (14/9/2026). Dalam operasi yang berlangsung mulai pukul 01.19 WITA hingga selesai itu, petugas mendatangi lokasi kandang kumpul sapi milik warga setempat untuk memastikan keamanan aset berharga masyarakat tersebut.
Langkah Preventif Tekan Angka Kriminalitas 3C
Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menjelaskan bahwa patroli pada jam rawan merupakan bagian dari strategi cooling system dan pencegahan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama kejahatan pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C).
“Kegiatan patroli rutin yang ditingkatkan ini kami arahkan langsung ke titik-titik rawan, termasuk kandang kumpul ternak milik warga. Kehadiran anggota di lapangan pada dini hari bertujuan memberikan perlindungan maksimal sekaligus menutup ruang gerak bagi para pelaku kejahatan,” ujar Iptu I Ketut Suriarta saat dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut.
Selain memantau situasi fisik di sekitar kandang, petugas kepolisian juga berdialog secara langsung dengan para pemilik hewan ternak yang sedang berjaga. Pendekatan ini dilakukan untuk menyampaikan imbauan Kamtibmas secara tegas namun tetap humanis. Warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan sekitar, mengingat potensi gangguan keamanan dapat terjadi kapan saja.
Sinergi Warga dan Kepolisian Hadapi Perubahan Cuaca
Tidak hanya fokus pada ancaman kriminalitas, jajaran Polsek Sekotong juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa berhati-hati terhadap dinamika cuaca yang kerap berubah secara tiba-tiba. Kondisi cuaca ekstrem dikhawatirkan dapat memengaruhi kesiapsiagaan warga dalam mengawasi harta benda mereka pada malam hari.
“Kami mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada, tidak hanya terhadap ancaman pelaku pencurian hewan ternak, tetapi juga mengantisipasi perubahan cuaca yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Sinergi yang kuat antara masyarakat dan aparat Kepolisian adalah kunci utama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif,” tambahnya.
Berdasarkan laporan hasil kegiatan di lapangan, kehadiran personel berseragam cokelat di tengah malam tersebut mendapat sambutan positif dari warga Dusun Empol. Masyarakat merasakan secara langsung kehadiran polisi yang menghadirkan rasa aman dan nyaman, serta memberikan apresiasi atas langkah proaktif dalam memelihara stabilitas keamanan wilayah hukum Polsek Sekotong.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan KRYD di Dusun Empol, Desa Persiapan Empol, berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Hingga patroli berakhir, situasi terpantau kondusif tanpa adanya laporan kejadian menonjol. Pihak kepolisian memastikan kegiatan patroli berskala rutin ini akan terus digencarkan pada waktu dan lokasi berbeda demi menjamin keselamatan serta ketenteraman warga masyarakat Sekotong.






