LOMBOK BARAT – Kepolisian Sektor (Polsek) Sekotong menunjukkan sisi humanis Polri melalui program pendekatan langsung kepada masyarakat. Pada Sabtu (9/5/2026), jajaran Polsek Sekotong melaksanakan kegiatan “Sambang Duka” sebagai bentuk empati dan belasungkawa atas meninggalnya orang tua dari salah satu tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Sekotong.
Kehadiran korps berseragam cokelat ini tidak sekadar menjadi representasi penegak hukum, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat yang turut merasakan kehilangan. Kegiatan ini mempertegas komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah warga, baik dalam situasi formal maupun dalam momen-momen personal yang penuh kedukaan.
Wujud Empati di Rumah Duka Kepala Dusun Tanak Genter
Kegiatan Sambang Duka ini berlangsung tepat pada pukul 11.20 WITA, bertempat di rumah duka almarhum Amak Udin, yang merupakan orang tua dari Kepala Dusun Tanak Genter, Desa Persiapan Pesisir Mas. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh pihak keluarga besar almarhum dan tokoh masyarakat setempat yang tengah berkumpul memberikan penghormatan terakhir.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menyampaikan bahwa kehadiran institusinya di rumah duka adalah bentuk dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan. Menurutnya, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung aspek emosional masyarakat.
Dukungan Moral dan Bantuan Sembako bagi Keluarga Almarhum
Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek Sekotong tidak hadir sendirian. Ia didampingi oleh jajaran personel utama, di antaranya Ps. Kanit Binmas Polsek Sekotong Aiptu I Komang Sunantara, Bhabinkamtibmas Desa Sekotong Barat Aiptu I Putu Eka Ariana, serta anggota dari unit Lantas, Samapta, dan Intelkam. Kehadiran personel dari berbagai unit ini menunjukkan kesolidan Polsek Sekotong dalam memberikan pelayanan prima bagi warga.
Setibanya di lokasi, Iptu I Ketut Suriarta secara langsung menghampiri ahli waris dan keluarga besar almarhum untuk memberikan kekuatan spiritual. Ia menyampaikan ungkapan duka yang mendalam atas kepulangan almarhum Amak Udin ke pangkuan Sang Pencipta.
“Kami atas nama keluarga besar Polsek Sekotong dan Polres Lombok Barat mengucapkan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya orang tua dari Bapak Kepala Dusun Tanak Genter. Kami mendoakan semoga almarhum diberikan tempat yang sebaik-baiknya di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran serta ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” ujar Iptu I Ketut Suriarta di hadapan keluarga duka.
Selain memberikan dukungan secara verbal, Kapolsek Sekotong juga menyerahkan bantuan logistik berupa air mineral sebagai bantuan praktis bagi keluarga untuk melayani para pelayat. Iptu I Ketut Suriarta menambahkan bahwa meskipun bantuan yang diberikan bersifat sederhana, diharapkan dapat sedikit meringankan beban operasional keluarga dalam prosesi pemakaman.
Memperkuat Sinergitas Kemitraan Melalui Sambang Duka
Kegiatan Sambang Duka ini merupakan salah satu implementasi dari program unggulan Polri yang bertujuan agar kehadiran polisi lebih dirasakan manfaatnya secara nyata. Pola pendekatan ini dinilai efektif dalam mencairkan sekat antara aparat dan warga, sehingga tercipta komunikasi dua arah yang lebih harmonis.
Menurut Kapolsek Sekotong, keberadaan polisi di tengah masyarakat tidak boleh hanya terbatas pada saat-saat kegembiraan atau kegiatan seremonial semata. Kehadiran saat warga mengalami musibah atau kemalangan justru menjadi kunci dalam membangun kepercayaan (trust) masyarakat terhadap institusi Polri.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mewujudkan sinergitas kemitraan. Kita ingin menunjukkan bahwa polisi adalah mitra masyarakat yang hadir dalam kondisi apa pun. Dengan kedekatan emosional seperti ini, kami yakin kerja sama dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Sekotong akan semakin kondusif,” pungkas Iptu I Ketut Suriarta.
Hadirnya tokoh agama dan tokoh masyarakat dari Dusun Kelep Tengah dalam kesempatan tersebut juga menambah khidmat suasana. Melalui interaksi yang terjadi di rumah duka, Polri berharap pesan-pesan perdamaian dan kerukunan antarwarga dapat terus terjaga, sekaligus memastikan bahwa wilayah Kabupaten Lombok Barat tetap aman melalui pendekatan yang persuasif dan humanis.






