GERUNG – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lombok Barat memberikan pengawalan ketat serta pengamanan jalur bagi rombongan Calon Jemaah Haji (CJH) yang bertolak dari Asrama Haji menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM). Pengamanan ini difokuskan pada titik-titik krusial guna menjamin kelancaran perjalanan tamu Allah menuju tanah suci, salah satunya di kawasan strategis Bundaran GMS, Lombok Barat.
Langkah antisipatif ini diambil mengingat volume kendaraan di jalur utama menuju bandara cenderung meningkat saat musim keberangkatan haji. Kehadiran personel kepolisian di lapangan menjadi kunci utama dalam memastikan rombongan tidak terhambat oleh kepadatan arus lalu lintas reguler, sekaligus menjaga ketertiban pengguna jalan lainnya.
Prioritas Jalur bagi Rombongan Haji
Kegiatan pengamanan jalur ini dilaksanakan pada Jumat, 1 Mei 2026, dimulai sejak pukul 10.55 WITA hingga seluruh rangkaian rombongan dipastikan melintas dengan aman. Operasi ini melibatkan personel gabungan dari Pos GMS dan Pos Rumak yang telah disiagakan di titik-titik rawan kemacetan. Fokus utama petugas adalah memberikan prioritas penuh kepada bus rombongan agar dapat mencapai bandara tepat waktu sesuai jadwal penerbangan yang telah ditetapkan oleh pihak otoritas bandara dan Kementerian Agama.
Bundaran GMS dipilih sebagai titik sentral pengamanan karena merupakan pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah yang menuju Lombok Tengah. Tanpa pengaturan yang sigap, potensi penumpukan kendaraan di area ini sangat tinggi, terutama saat konvoi bus besar melintas secara bersamaan.
Pernyataan Resmi Pihak Kepolisian
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan prima kepolisian dalam mendukung kelancaran ibadah haji tahun 2026. Menurutnya, koordinasi antarpos telah dilakukan jauh sebelum rombongan keluar dari pintu Asrama Haji.
“Kami mengerahkan personel dari Pos GMS dan Pos Rumak untuk bersiaga penuh di sepanjang jalur. Fokus kami adalah memberikan prioritas jalur kepada rombongan jamaah haji yang melintas, mengingat ketepatan waktu menuju bandara adalah hal yang krusial bagi mereka,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya saat memberikan keterangan terkait teknis pengamanan di lapangan.
Ia juga menambahkan bahwa selain memberikan prioritas, personel di lapangan tetap mengedepankan sisi humanis dalam mengatur pengendara lain. “Petugas kami di lapangan memastikan kelancaran arus lalu lintas secara keseluruhan. Jadi, meskipun rombongan haji menjadi prioritas, kami tetap berupaya agar pengguna jalan lainnya tidak mengalami hambatan yang berarti. Alhamdulillah, secara umum kegiatan berjalan aman dan lancar tanpa kendala menonjol,” imbuhnya.
Sinergi Personel di Lapangan
Dalam pelaksanaannya, personel Sat Lantas Polres Lombok Barat melakukan sistem buka-tutup jalan secara situasional. Saat iring-iringan bus mulai mendekati Bundaran GMS, petugas segera menghentikan sementara arus kendaraan dari arah lain guna memberi ruang bagi rombongan. Sinergi antara petugas di Pos GMS dan Pos Rumak memungkinkan informasi pergerakan rombongan terpantau secara real-time, sehingga transisi pengaturan lalu lintas dapat dilakukan dengan mulus.
Kehadiran polisi di tengah cuaca yang cukup terik pada siang hari tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat maupun keluarga pengantar jemaah. Keamanan jalur keberangkatan haji memang menjadi perhatian khusus setiap tahunnya, mengingat antusiasme masyarakat yang tinggi seringkali memicu kerumunan di pinggir jalan yang berpotensi mengganggu laju kendaraan.
Kondisi Lalu Lintas Pasca-Keberangkatan
Hingga berita ini diturunkan, situasi arus lalu lintas di kawasan Bundaran GMS dan sekitarnya telah kembali normal. Personel kepolisian tetap melakukan pemantauan rutin untuk memastikan tidak ada sisa-sisa kepadatan pasca-melintasnya rombongan. Pihak Sat Lantas Polres Lombok Barat juga mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas, terutama selama musim haji berlangsung.
Kesuksesan pengamanan jalur ini mencerminkan kesiapan Polres Lombok Barat dalam mengawal agenda nasional maupun keagamaan yang melibatkan mobilitas massa dalam jumlah besar. Dengan pengawalan yang profesional, diharapkan seluruh Calon Jemaah Haji asal Nusa Tenggara Barat dapat menjalankan ibadah dengan tenang sejak keberangkatan dari tanah air.






