Lombok Barat, NTB – Upaya untuk menekan angka kriminalitas dan menjaga ketertiban masyarakat terus digalakkan oleh aparat kepolisian di wilayah hukum Nusa Tenggara Barat. Pada dini hari yang sunyi, aparat kepolisian tetap bersiaga guna memastikan masyarakat dapat beristirahat dengan aman tanpa gangguan dari tindakan kriminal yang meresahkan.
Langkah preventif ini kembali ditegaskan melalui aksi nyata di lapangan. Kepolisian Resor Lombok Barat secara konsisten melakukan pengawasan intensif di berbagai titik vital yang dinilai rawan menjadi lokasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Antisipasi Kriminalitas 3C dan Aksi Balap Liar
Menyikapi potensi gangguan keamanan pada jam-jam rawan, Satuan Samapta Polres Lombok Barat mengerahkan personel khusus untuk melakukan penyisiran. Tepat pada Rabu (17/06/2026) dini hari mulai pukul 01:50 WITA hingga selesai, Tim Patroli Perintis Presisi bergerak menyusuri kawasan strategis yang sering menjadi pusat keramaian di waktu malam.
Fokus utama dari pergerakan malam ini adalah memantau situasi di sekitar Taman Giri Menang Gerung, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Kawasan taman kota ini kerap kali menjadi perhatian karena letaknya yang strategis dan berpotensi disalahgunakan untuk aktivitas negatif jika luput dari pengawasan petugas.
Sebanyak empat personel tangguh diterjunkan langsung dalam operasi kali ini. Mereka bergerak menyisir area publik dengan misi utama mengantisipasi terjadinya aksi kriminalitas yang dikenal dengan istilah 3C, yaitu Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Selain mengantisipasi tindak pidana tersebut, kehadiran para personel di lapangan juga bertujuan kuat untuk mencegah munculnya aksi balap liar yang kerap dikeluhkan oleh pengguna jalan dan warga sekitar karena sangat membahayakan keselamatan.
Pendekatan Dialogis dan Pesan Kamtibmas ke Masyarakat
Dalam pelaksanaannya, Tim Patroli Perintis Presisi tidak hanya sekadar melintas menggunakan kendaraan operasional. Petugas di lapangan menerapkan metode pendekatan humanis dengan turun langsung menemui warga maupun pemuda yang masih beraktivitas di sekitar Taman Giri Menang Gerung. Komunikasi dua arah ini dibangun untuk menyerap informasi langsung dari masyarakat mengenai perkembangan situasi keamanan di lingkungan setempat.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H., memberikan penjelasan mengenai pentingnya kegiatan berkala ini demi kenyamanan warga. Kehadiran polisi di tengah malam menjadi bukti komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal.
“Kami hadir di tengah masyarakat pada jam-jam krusial untuk memastikan bahwa ruang publik seperti Taman Giri Menang Gerung ini tetap aman dari segala bentuk gangguan kamtibmas. Tim di lapangan secara aktif berdialog dengan warga, mendengarkan masukan mereka, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar semua pihak tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan di sekitar mereka,” ujar Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H.
Melalui komunikasi yang interaktif tersebut, petugas mengingatkan masyarakat untuk selalu mengunci ganda kendaraan bermotor mereka dan tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian jika melihat adanya gerak-gerik orang yang mencurigakan. Sinergi antara aparat keamanan dan kepedulian warga dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan patroli dini hari ini berjalan dengan aman, tertib, dan mendapatkan respons positif dari warga setempat yang merasa lebih tenang dengan kehadiran petugas.





